PIK-M UIN Palopo Resmi Dilantik: Workshop Hipnoterapi Tingkatkan Kompetensi Konselor
lpmgraffity.com- UIN Palopo, 14/02/2026 — Pelantikan pengurus Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa (PIK-M) serta Relawan Laboratorium Konseling yang dirangkaikan dengan Workshop Hipnoterapi sukses dilaksanakan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya BKKBN Kota Palopo, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam, serta PIK-R Kota Palopo. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III UIN Palopo Bidang Kemahasiswaan, yang sekaligus melantik anggota baru PIK-M UIN Palopo
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran konselor di era yang rentan dan penuh dinamika sekarang. Ia juga menegaskan bahwa PIK-M diharapkan menjadi garda terdepan dalam pendampingan kesehatan mental di lingkungan kampus.
Pembina PIK-M, Anugrah Ade Putra, turut menyampaikan bahwa kehadiran PIK-M UIN Palopo merupakan langkah strategis dalam mewujudkan kampus yang sehat dan mahasiswa yang berkualitas. Ia menambahkan bahwa PIK-M menjadi wadah edukasi, konseling, dan informasi terkait perencanaan kehidupan keluarga, HIV/AIDS, serta pengembangan diri.
“Melalui PIK-M, mahasiswa dapat mengakses layanan konseling yang aman, nyaman, dan berbasis nilai-nilai keislaman, sehingga mampu membuat keputusan yang bijak untuk masa depan mereka,” ujarnya.
Setelah prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Workshop Hipnoterapi yang menghadirkan tokoh profesional hipnosis, David Irvan, MCH., CI.CT.NLP.NCA., sebagai pemateri. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan konsep dasar hipnoterapi, teknik yang digunakan, serta penerapannya dalam praktik konseling secara etis dan bertanggung jawab.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Peserta memperoleh pemahaman sekaligus praktik langsung teknik hipnoterapi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan praktis mahasiswa dan masyarakat dalam mendukung layanan konseling, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus.
Shalsa selaku Ketua PIK-M, dalam keterangannya menyampaikan komitmen kuat untuk memperkuat peran organisasi sebagai pusat informasi, edukasi, dan layanan konseling yang berkelanjutan. Ia juga menegaskan bahwa PIK-M akan menjadi ruang aman, inklusif, dan suportif bagi siapa pun yang membutuhkan pendampingan.
“Kami ingin PIK-M tidak hanya hadir sebagai organisasi struktural, tetapi juga sebagai mitra yang mampu mendengar, memahami, dan menjaga kerahasiaan setiap permasalahan yang dipercayakan,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan bincang ringan antara peserta dan tamu undangan.
Penulis: Sabil
Editor: Merona

Tinggalkan Balasan