Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

LPM GRAFFITY

Media Pers Mahasiswa IAIN Palopo

Pemilihan Dema I dan Dema F Diwarnai Ketegangan, Proses Demokrasi Tetap Berlanjut

Oplus_131072

lpmgraffity.com-Kampus hari ini menjadi saksi dari dinamika demokrasi mahasiswa yang tidak berjalan mulus. Pemilihan Dewan Mahasiswa Institut (Dema I) dan Dewan Mahasiswa Fakultas (Dema F) yang digelar sejak pukul 07.30 WIB awalnya berlangsung tertib dan lancar. Mahasiswa dari berbagai prodi tampak berpartisipasi aktif menggunakan hak pilihnya, Jumat (25/4/2025).

Namun ketegangan mulai muncul menjelang siang. Sekitar pukul 11.00 WIB, perdebatan memanas antara dua kelompok mahasiswa terkait keberlanjutan proses pemilihan—antara tetap dilanjutkan hari ini atau ditunda hingga esok. Perdebatan tersebut berubah menjadi kericuhan, yang memaksa aparat keamanan kampus, terdiri dari satpam dan kepolisian untuk turun tangan menjaga ketertiban.

Usai Shalat Jumat, tepat pukul 13.00 WIB, situasi kembali memanas. Puluhan mahasiswa memprotes karena belum sempat mencoblos. Massa mulai memadati TPS dan beberapa di antaranya mencoba masuk secara paksa, Suasana kembali tak terkendali.

Pihak kampus pun turun langsung. Rektor dan jajaran didampingi aparat keamanan menenangkan keadaan. Setelah suasana relatif tenang, panitia mempersilakan mahasiswa yang belum mencoblos untuk melanjutkan proses pemilihan.

Namun ketegangan belum usai. Saat perhitungan suara akan dimulai, situasi kembali ricuh. Beberapa mahasiswa yang tidak terdaftar di area perhitungan suara memaksa masuk dan merusak fasilitas tempat pemungutan suara. Suasana menjadi kacau. Kejar-kejaran antara mahasiswa, petugas keamanan, dan panitia terjadi. Dalam insiden tersebut, terdapat mahasiswa yang mengalami luka di bagian kepala akibat dikerumuni massa. Ia segera dilarikan ke klinik kampus untuk mendapat pertolongan. Beberapa mahasiswa lainnya mengalami kerusakan pakaian karena aksi dorong-mendorong.

Meskipun diwarnai insiden, proses perhitungan suara tetap dilanjutkan hingga sore menjelang malam hari, dengan pengamanan ketat.

“Demokrasi seharusnya jadi ruang kita untuk menyuarakan pendapat secara dewasa, bukan malah menjadi ajang saling menjatuhkan,” ucap salah satu mahasiswa yang menjadi saksi kericuhan.

 

Penulis: Tim Redaksi (LPM GRAFFITY)

Editor: Mas’un

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
26 views