Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

LPM GRAFFITY

Media Pers Mahasiswa IAIN Palopo

Puisi “Di Balik Tirai Jelita” Karya Muh. Darif Aziz

PUISI – Kutuliskan puisi ini untuk seorang yang sedang jatuh cinta pada mutiaranya di samudra, pada semekar bunga di luasnya taman layu, pada bayangan diri di cermin yang tak pernah ia sentuh, dan pada cinta yang mereka rasa itu adalah pandangan pertama.

Di Balik Tirai Jelita 
Oleh: Muh Darif Aziz

Di balik tirai jelita bulu lentik itu,
Tersimpan rahasia semesta yang tak terjamah.

Matamu bagai samudra nan dalam,
Menyimpan misteri dan pesona tak terkira.
Bagai hujan di padang tandus kekeringan,
Kedatanganmu membawa kesejukan dan kedamaian.

Hanya di senyummu, jiwa ini menemukan ketenangan, Hanya di matamu, diri ini merasakan kehilangan.

Kadang berkaca-kaca bagai embun pagi,
Menandakan rasa resah yang tak terkatakan.

Kadang berkedip jenaka bagai pelangi,
Mewarnai sudut kelabu hati ini.

Sorot teduhmu bagai ketukan pintu hati,
Menyampaikan orkestra yang meluluhkan.

Maka, tataplah aku dengan mata itu,
Dan biarkan aku membaca kisahmu yang terdalam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
24 views