Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

LPM GRAFFITY

Media Pers Mahasiswa IAIN Palopo

OPINI: Transparansi dan Profesionalisme SEMA-I Dipertanyakan: Eksklusivitas dalam Organisasi, Keuntungan atau ???

lpmgraffity.com–Baru baru ini SEMA-I memberikan kesan yang eksklusif dalam mengadakan kegiatan “Training Legislatif”. Hal tersebut mencerminkan ketidakpuasan mahasiswa terhadap transparansi dan komunikasi organisasi tersebut.

Bagaimana tidak, seluruh rangkaian kegiatan tidak dipublikasikan. Mulai dari ketidakjelasan dalam sosialisasi, tidak adanya pamflet yang disebarluaskan, berkas yang ditolak, serta pengumuman kelulusan yang tertutup menunjukkan kurangnya keterbukaan yang seharusnya menjadi prinsip utama dalam setiap organisasi mahasiswa.

Ketika kami sebagai mahasiswa IAIN Palopo mencoba untuk menghubungi ketua SEMA-I untuk mempertanyakan sekaitan tentang kegiatan Training Legislatif, SEMA-I tidak memberikan respon sama sekali. Padahal kami memiliki itikad yang baik dan ber-husnudzon, mungkin saja SEMA-I lupa mempublikasikan kegiatan ini.

Melihat respon seperti itu, kami hanya berfikir dua kemungkinan, bisa saja memang kegiatan ini ditutupi dari publik atau memang SEMA-I yang tidak kompeten dalam berorganisasi.

SEMA-I kali ini dinilai sangat mengecewakan. Apalagi setelah didapati bahwa informasi mengenai kegiatan tersebut baru diterima pada tanggal 20, padahal pendaftaran telah dimulai sejak tanggal 17. Lebih parahnya lagi, informasi ini tidak dipublikasikan di akun resmi SEMA-I. Kemudian dilakukan kembali konfirmasi kepada salah satu pengurus SEMA-I, yang ternyata juga tidak mengetahui soal pengumuman kelulusan.

Respon ini membuat kami semakin yakin bahwa SEMA memang sengaja membuat kegiatan ini dalam bentuk tertutup, entah apa alasannya itu hanya mereka yang tahu.

_______________

Tim Redaksi 

Penulis: Ahmad Usamah 

Editor: Regita Amri 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
25 views