Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

LPM GRAFFITY

Media Pers Mahasiswa IAIN Palopo

Mahasiswa Kupu-kupu VS Mahasiswa Kura-kura. Kalian versi Yang Mana?

Dalam lingkungan perkuliahan terdapat beberapa pengklasifikasian kelompok mahasiswa, diantaranya yaitu mahasiswa kupu-kupu dan mahasiswa kura-kura.

Mengapa disebut seperti itu? Mahasiswa kupu-kupu singkatan dari kuliah pulang kuliah pulang, sedangkan mahasiswa kura-kura singkatan dari kuliah rapat kuliah rapat.

Julukan mahasiswa kupu-kupu biasanya hanya berfokus pada pembelajaran perkuliahan dan tidak melibatkan diri dalam suatu organisasi maupun kegiatan kampus. Tipe mahasiswa seperti ini terkesan terlihat memiliki sifat pemalas, apatis dan tidak jauh-jauh dari stigma negatif orang-orang. Sebagian mahasiswa yang memilih untuk menjadi mahasiswa kupu-kupu tentunya memiliki pertimbangan untuk lebih memprioritaskan di bidang akdemiknya dan memilih tidak aktif dalam kegiatan kampus maupun organisasi. Adapun keuntungan menjadi mahasiswa kupu-kupu yaitu kamu dapat lebih fokus ke akademis dan berpeluang untuk lulus tepat waktu ataupun kemungkinan lulus lebih cepat.

Sedangkan mahasiswa kura-kura terkadang lebih aktif dalam kegiatan kampus dan mengikuti lebih dari satu organisasi jadi menjadi mahasiswa kura-kura kamu harus pintar dalam membagi waktu untuk organisasi dan kuliah. Banyak keuntungan yang bisa didapatkan dalam organisasi diantaranya yaitu mempunyai banyak relasi, serta pengalaman dalam berorganisasi berpeluang besar untuk berkesempatan terjun dalam dunia kerja. Tetapi tidak sedikit mahasiswa terlalu fokus pada organisasinya sehingga mempengaruhi perkuliahannya yang mengakibatkan tertundanya atau tidak lulus tepat waktu.

Nah itulah ulasan tentang mahasiswa kupu-kupu vs mahasiswa kura-kura. Menjadi mahasiswa kura-kura ataupun mahasiswa kupu-kupu pasti memiliki sisi negatif dan positifnya, tetapi semua kembali pada mahasiswanya sendiri, karena setiap mahasiswa memiliki kebebasan dalam menjalani masa-masa perkuliahan mereka masing-masing.

 

Penulis : Andi Dian Kurnia

(*)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
24 views