Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

LPM GRAFFITY

Media Pers Mahasiswa IAIN Palopo

Aliansi Mahasiswa Peduli Negara Duduki Gedung DPRD Kota Palopo, Ini Alasannya!

lpmgraffity.com- Aliansi Mahasiswa peduli Negara gelar aksi demonstrasi dengan grand issue “Presiden dan DPR RI Gagal Total” di Kantor DPRD palopo, Senin(03/04/2023).

Aksi Demonstrasi ini di hadiri beberapa kampus kota palopo yaitu, IAIN Palopo, UNCP, UNANDA, UMP, dan IKB-KJP.

Ilham, selaku Jendlap mengatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk kritikan terhadap Ketua DPRD dan seluruh jajarannya atas pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja.

“Kami Ingin Kelembagaan DPRD Palopo ini, bisa menolak dan mencabut Undang-Undang Cipta Kerja melalui Intruksi ke DPRD Pusat karena dianggap Undang-Undang Cipta Kerja ini termasuk Undang-Undang yang tidak sesuai sejalan dengan amanat UUD dan di atur secara formil dan konstitusi,” Tegasnya.

Ketua DPRD tidak ada di tempat, sehingga mahasiswa merasa kesal dan bingung.

“Saya selaku jenlap merasa kesal dan bingung terkait yang di sampaikan pihak wakil ketua DPRD terkait tentang ketidak adanya Ketua DPRD dan kami akan kembali melakukan aksi besar- besaran dan akan melakukan konsultasi kembali,” ungkapnya Ilham.

Adapun isi tuntutan dari Aliansi Mahasiswa Peduli Negara :

1. Cabut Undang-Undang Cipta kerja.

2. Mendesak Pemerintah dan DPR RI Untuk melaksanakan Keputusan MK Nomer:91/PUU-XVlll/2020. (Amma)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
18 views