Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

LPM GRAFFITY

Media Pers Mahasiswa IAIN Palopo

Aksi Demonstrasi Aliansi BADAR Ricuh di Depan Gedung DPRD Kota Palopo

lpmgraffity.com-Senin, 1 September 2025, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam gabungan organisasi dengan nama BADAR (Barisan Dari Rakyat) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kota Palopo.

Dalam aksinya, aliansi BADAR menyampaikan sembilan tuntutan utama, yakni:

1. Copot kapolri dan Krops Brimob.

‎2. Penghapusan tunjangan DPR.

‎3. Peningkatan pendidikan dan pemerataan bangunan sekolah di indonesia.

‎4. Mengesahkan UUD Perampasan aset bagi koruptor.

‎5. Penegakkan supremasi hukum di Indonesia.

‎6. Penerapan pajak progresif.

‎7. Copot menteri keuangan dan pembatalan efisiensi anggaran di bidang pendidikan.

‎8. Copot pejabat publik yang membuat kegaduhan di masyarakat.

‎9. Reformasi Institusi kepolisian Republik indonesia.

Aksi yang berlangsung selama berjam-jam ini diwarnai orasi mahasiswa yang dilakukan secara bergantian. Namun, hingga sore hari, belum ada titik temu maupun respons positif atas tuntutan yang disuarakan.

Situasi kemudian memanas ketika terjadi kericuhan. Bentrokan tidak terhindarkan setelah lemparan batu mengarah ke gedung DPR hingga memecahkan kaca. Kondisi semakin tidak kondusif sehingga aparat kepolisian terpaksa menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

Hingga malam hari, aksi demonstrasi ini belum menghasilkan kesepakatan atau penyelesaian, dan suasana sekitar lokasi masih dijaga ketat oleh aparat keamanan.

Penulis: Tim Redaksi 

Editor: Mas’un (Pimpred)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
22 views