Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

LPM GRAFFITY

Media Pers Mahasiswa IAIN Palopo

LPM Graffity UIN Palopo Gelar Diklatsar Ke-5: Cetak Jurnalis Muda Lawan Disinformasi

lpmgraffity.com-Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Graffity Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo sukses menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) ke-5 yang berlangsung selama tiga hari, sejak kamis 29 hingga sabtu 31 Mei 2025, bertempat di kawasan Peta Latuppa, Palopo.

Dengan mengusung tema “Melawan Disinformasi: Peran Jurnalis Muda di Era Post-Truth”, kegiatan ini menyoroti pentingnya peran jurnalis muda dalam menghadapi maraknya penyebaran informasi yang menyesatkan. Di era post-truth, di mana emosi dan opini sering kali mengalahkan fakta, jurnalis dituntut untuk mampu menyajikan laporan yang akurat, jujur, dan bermakna demi menjaga kepercayaan publik.

“Diklatsar ini bukan hanya proses rekrutmen anggota baru, tetapi juga bentuk pembekalan agar mahasiswa mampu menjadi agen perubahan lewat jurnalistik yang bertanggung jawab,” ungkap salah satu panitia pelaksana.

Peserta Diklatsar dipilih secara selektif, mengingat kuota yang terbatas. Hanya sejumlah mahasiswa terpilih yang diberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan dan berpotensi menjadi bagian dari crew baru LPM Graffity.

Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan aktivis pers kampus yang tidak hanya kritis dan peka terhadap isu-isu sosial, tetapi juga kreatif dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Dengan berakhirnya Diklatsar ini, LPM Graffity kembali menegaskan komitmennya sebagai wadah pengembangan jurnalis muda yang siap menghadapi tantangan dunia informasi yang semakin kompleks.

 

Penulis: Tim Redaksi

Editor: Mas’un

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
22 views