LPM GRAFFITY RESMI LANTIK PENGURUS BARU 2025/2026 DORONG PERS MAHASISWA BERDAYA SAING GLOBAL
lpmgraffity.com-Palopo (10/04/2026) — Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Graffity UIN Palopo secara resmi melantik kepengurusan baru periode 2025/2026 dalam rangkaian kegiatan Pelantikan Jurnalistik yang dipadukan dengan Rapat Kerja (Raker) dan Upgrading, pada Jum’at 10 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Mini Fasya UIN Palopo ini mengusung tema “Menyalakan Pena Kebenaran, dan Menggerakkan Suara Mahasiswa”, sebagai penegasan komitmen pers mahasiswa dalam menjaga idealisme dan keberpihakan pada kebenaran.
Rangkaian acara dibuka dengan laporan Ketua Panitia, Muhammad Fakhry Nadir, yang menekankan makna tema sebagai ruh dari seluruh kegiatan. Ia menjelaskan bahwa “menyalakan pena kebenaran” mencerminkan komitmen insan pers mahasiswa untuk menjunjung tinggi fakta, kejujuran, dan independensi, sementara “menggerakkan suara mahasiswa” merupakan dorongan agar pers mahasiswa hadir sebagai medium aktif dalam menyuarakan aspirasi dan realitas mahasiswa.
Dalam sambutan Pimpinan Umum yang diwakili oleh Novi Rahmadona, ditegaskan bahwa LPM Graffity harus terus menjadi ruang intelektual yang kritis, independen, dan berpihak pada kepentingan publik. Ia menekankan bahwa pers mahasiswa bukan sekadar wadah produksi berita, tetapi juga ruang perjuangan gagasan dan kesadaran. “Pers mahasiswa harus berani berdiri di garis kebenaran, sekaligus menjadi corong bagi suara-suara yang kerap tidak terdengar,” ujarnya.
Sementara itu, Pembina LPM Graffity, Bapak Reski Azis, mengingatkan pentingnya integritas dan etika dalam praktik jurnalistik. Ia menekankan bahwa di tengah derasnya arus informasi, pers mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan secara moral.
Puncak kegiatan ditandai dengan sambutan sekaligus prosesi pelantikan oleh Wakil Rektor III UIN Palopo, Bapak Takdir Ishak. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi konsistensi LPM Graffity dalam membangun budaya literasi dan daya kritis mahasiswa. Lebih lanjut, ia mendorong agar LPM Graffity tidak hanya berkiprah di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga mampu menembus ruang global. Menurutnya, peningkatan kualitas karya, penguasaan teknologi digital, serta perluasan jejaring menjadi kunci agar pers mahasiswa dapat berdaya saing di tingkat internasional.
Melalui pelantikan ini, LPM Graffity meneguhkan kembali posisinya sebagai garda depan dalam menyuarakan kebenaran dan mengawal dinamika kampus. Kepengurusan baru diharapkan tidak hanya mampu menghadirkan karya jurnalistik yang kritis dan berdampak, tetapi juga membawa LPM Graffity menuju organisasi pers mahasiswa yang adaptif, progresif, dan berorientasi global.
Penulis: madona
Editor: mrn

Tinggalkan Balasan